Tugas 1 Aspek Hukum Dalam Ekonomi “Hukum Ekonomi”
Forum:
Penting,
karena dengan mempelajari apa itu hukum ekonomi kita dapat mengetahui berbagai
pengetahuan, seperti apa itu hukum ekonomi, pengertian hukum ekonomi menurut
para ahli, manfaatnya, macam-macamnya, dan unsur-unsurnya.
Manfaat mempelajari hukum ekonomi
sebagai berikut:
1. Mampu menerapkan konsep
dan teori hukum dalam hukum ekonomi yang menunjang kegiatan agribisnis.
2. Mampu menerapkan hukum
ekonomi di bidang agribisnis dengan memperhatikan konteks kesejarahannya.
3. Mampu menerapkan hukum
ekonomi sebagai sarana pembangunan ekonomi yang menunjang kegiatan agribisnis.
4. Mampu menerapkan teori
dan konsep hukum dalam menyelesaikan konflik-konflik di bidang lingkungan hidup
untuk menunjang kegiatan agribisnis.
5. Mendapatkan wawasan dan
melatih ketajaman intelektual mahasiswa tentang hubungan antara hukum dengan
ekonomi, peran dan fungsi hukum dalam menunjang sistem dan struktur
perekonomian nasional suatu negara, latar belakang dan sejarah hukum ekonomi,
konsepsi hukum ekonomi Indonesia yang terdiri dari asas, kaidah, pranata dan
lembaga-lembaga hukum ekonomi. Misalnya, aspek hukum ekonomi dari subsidi,
tarif, proteksi ekonomi, dan lain-lain.
6. Mendapatkan pemahaman
tentang aspek-aspek ilmu ekonomi yang relevan bagi kajian hukum, terutama yang
mengandung persinggungan antara ilmu hukum dan ilmu ekonomi.
7. Dapat memahami segala
aspek hukum yang berkaitan dengan kegiatan perniagaan/perdagangan.serta sejarah
hukum dagang dan perkembangannya
Contoh kasus:
Ancaman Integrasi Ekonomi
Dikutip dari situs resmi
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, ancaman terhadap integrasi nasional
di bidang ekonomi adalah globalisasi perekonomian. Bukti nyata pengaruh
globalisasi adalah ekonomi suatu negara tidak bisa berdiri sendiri. Saat ini,
tidak ada lagi negara dengan kebijakan ekonomi yang tertutup dari pengaruh
negara lain. Globalisasi perekonomian adalah proses kegiatan ekonomi dan
perdagangan di mana negara-negara di seluruh dunia menjadi satu kekuatan pasar
yang semakin terintegrasi dengan tanpa rintangan batas teritorial negara.
Globalisasi perekonomian mengharuskan penghapusan seluruh batasan dan hambatan
terhadap arus modal, barang dan jasa. Globalisasi ekonomi berakibat batas-batas
suatu negara akan menjadi kabur. Dan keterkaitan antara ekonomi nasional dengan
ekonomi internasional akan semakin erat. Globalisasi di satu sisi membuka
peluang pasar produk dari dalam ngeri ke pasar internasional secara kompetitif.
Di sisi lain membuka peluang masuknya produk-produk global ke dalam pasar
domestik. Meski menjadi keuntungan, globalisasi juga menjadi ancaman bagi
kedaulatan ekonomi suatu negara. Ada pengaruh negatif globalisasi ekonomi.
Dampak negatif globalisasi
ekonomi Globalisasi ekonomi menimbulkan pengaruh negatif yang dapat menjadi
ancaman kedaulatan Indonesia khususnya di bidang ekonomi, yaitu:
·
Daya Saing Produk Lokal Kalah
Indonesia akan dibanjiri barang-barang dari luar
seiring perdagangan bebas yang tidak mengenal batas-batas negara. Akibatnya,
barang-barang lokal terutama tradisional akan terdesak karena kalah bersaing
dengan barang-barang dari luar negeri.
·
Perekonomian Indonesia akan Dikuasai Pihak Asing
Perekonomian di Indonesia akan dikuasai pihak asing
cepat atau lambat. Sebagai dampak dari makin mudahnya orang asing menanamkan
modalnya di Indonesia. Dikhawatirkan pihak asing akan mendikte atau menekan
pemerintah atau bangsa Indonesia. Sehingga bangsa Indonesia akan dijajah secara
ekonomi oleh negara investor.
·
Tajamnya Kesenjangan Sosial
Akibat persaingan bebas akan timbul kesenjangan sosial
yang tajam. Persaingan bebas akan memunculkan pelaku ekonomi yang kalah dan
menang. Pihak yang menang bisa melakukan monopoli pasar. Sedangkan yang kalah
hanya menjadi penonton dan tertindas.
·
Sektor Ekonomi Rakyat Bersubsidi Berkurang
Sektor-sektor ekonomi rakyat yang diberikan subsidi
semakin berkurang, koperasi semakin sulit berkembang, dan penyerapan tenaga
kerja dengan pola kerja padat karya semakin ditinggalkan. Akibat sektor-sektor
ekonomi rakyat bersubsidi makin berkurang maka angka pengangguran dan
kemiskinan susah dikendalikan.
·
Prospek Pertumbuhan Ekonomi Jangka Panjang Memburuk
Bila dampak negatif tersebut terjadi, maka pertumbuhan
ekonomi suatu negara menjadi tidak stabil dalam jangka pendek. Dalam jangka
panjang, maka pertumbuhan tidak stabil ini akan mengurangi laju pertumbuhan
ekonomi. Pertumbuhan pendapatan nasional dan kesempatan kerja akan semakin
lambat. Masalah pengangguran tidak dapat diatasi atau makin buruk. Akhirnya,
bila globalisasi menimbulkan efek buruk pada prospek pertumbuhan ekonomi jangka
panjang suatu negara, distribusi pendapatan menjadi semakin tidak adil dan
masalah sosial ekonomi masyarakat semakin bertambah buruk.
Sumber Kasus:
Comments
Post a Comment