TUGAS 2 Perekonomian Indonesia: Produk Domestik Bruto (PDB)

TUGAS 2 Perekonomian Indonesia: Produk Domestik Bruto (PDB)

Produk Domestik Bruto (PDB)

            Pendapatan nasional yang hakiki adalah hasil neto yang langsung dikonsumsi tahun itu juga. Istilah lain dari pendapatan nasional adalah Produk Domestik Bruto (PDB) atau Gross Domestic Product (GDP). Pendapatan Nasional atau PDB diartikan sebagai total nilai barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh suatu perekonomian dalam periode tertentu yang dihitung berdasarkan nilai pasar. Di Indonesia, PDB dapat dihitung dari dua sisi pendekatan, yaitu sektorial dan pembangunan. Pendekatan sektorial, PDB adalah total pertambahan dan penggalian, industri pengolahan, kontruksi, perdagangan, restoran dan hotel, pengangkutan dan komunikasi, lembaga keuangan, jasa-jasa, listrik, gas, dan air bersih. Sedangkan, pendekatan pembangunan, PDB adalah total dari pengeluaran konsumsi rumah tangga, pengeluaran konsumsi pemerintah, pembentukan modal tetap bruto, perubahan stok, dan ekspor neto.
Produk Domestik Bruto (PBD) adalah salah satu indikator penting  untuk mengetahui perkembangan perekonomian disuatu negara dalam suatu periode tertentu atas dasar harga berlaku atau dasar harga konstan. Dasar produk domestik bruto adalah jumlah nilai tambah dihasilkan oleh seluruh unit usaha disuatu negara tertentu dalam periode tertentu. Jumlah nilai barang dan jasa akhir disediakan dari produksi harus sama dengan nilai barang terpakai. Produk dometik bruto atas dasar harga berlaku menggambarkan nilai tambah barang dan jasa dihitung menggunakan harga berlaku pada setiap tahun. Sedangkan, produk domestik bruto atas dasar harga konstan menunjukan nilai tambah barang dan jasa dihitung menggunakan harga berlaku pada satu tahun tertentu sebagai tahun dasar. Produk domestik bruto menurut harga berlaku digunakan untuk mengetahui pergeseran dan struktur ekonomi suatu negara. Sementara itu, produk domestik bruto konstan digunakan untuk mengetahui kemampuan sumber daya alam mendorong pertumbuhan ekonomi secara riil dari tahun ke tahun atau pertumbuhan ekonomi tidak dipengaruhi oleh faktor harga.
Produk domestik bruto dapat digunakan untuk mengetahui perubahan harga dengan menghitung deflator produk domestik bruto (perubahan indeks implisit). Indeks harga implisit adalah rasio antara produk domestik bruto menurut harga berlaku dan harga konstan. Produk domestik bruto dihitung berdasarkan nilai barang atau jasa disuatu negara. Produk domestik bruto merupakan salah satu metode untuk menghitung pendapatan nasional. Perhitungan produk domestik bruto secara konseptual menggunakan tiga macam pendekatan, yaitu pendekatan produksi, pendekatan pengeluaran, dan pendekatan pendapatan.

Comments

Popular posts from this blog

Tugas 1 Manajemen Sumber Daya Manusia "Analisis dan Desain Jabatan"

Pemberontakan APRA

Tugas 1 Aspek Hukum Dalam Ekonomi “Hukum Ekonomi”