TUGAS 4 Perekonomian Indonesia: Neraca Pembayaran (Balance of Payment)
TUGAS 4 Perekonomian Indonesia: Neraca Pembayaran (Balance of Payment)
Neraca Pembayaran (Balance of Payment)
Menurut
Sugiono (2017), "Neraca pembayaran adalah suatu catatan yang disusun secara
sistematis tentang seluruh transaksi ekonomi meliputi perdagangan barang
atau jasa, transfer keuangan dan moneter antara penduduk (resident) suatu negara dengan penduduk luar negeri (rest of the world) untuk suatu periode
tertentu". Menurut Tambunan (2000), "Neraca pembayaran ini berfungsi mencatat
nilai barang dan jasa serta volume modal neto masuk dan keluar dari suatu negara
untuk suatu periode tertentu". Menurut Alam (2014), "Neraca pembayaran ini
terbagi menjadi dua, yaitu aktiva dan pasiva". Bagian pasiva atau debit ini
mencatat transaksi-transaksi pembayaran suatu negara kepada negara lain. Sedangkan,
pada bagian aktiva atau kredit ini mencatat transaksi-transaksi menerima
pembayaran negara dari negara lain. Neraca pembayaran ini dibagi atas transaksi
berjalan, terdiri dari neraca perdagangan, neraca jasa, transfer payment, dan item
finansial.
Menurut
Kieso (2018), "Komponen-komponen neraca pembayaran, yaitu neraca pembayaran,
neraca jasa, neraca hasil modal, neraca lalu lintas modal, dan neraca lalu
lintas moneter". Neraca perdagangan adalah neraca perbandingan jumlah ekspor dengan jumlah impor
suatu negara dalam jangka waktu satu tahun. Neraca jasa adalah suatu neraca
untuk mencatat jasa suatu negara terhadap negara lain selama jangka waktu satu
tahun. Neraca hasil modal adalah suatu neraca untuk menulis seluruh pembayaran
dan penerimaan bunga, deviden, upah tenaga kerja asing dan hadiah-hadiah dari
luar negeri. Neraca lalu lintas modal adalah sebuah neraca untuk mencatat
segala kredit atau pinjaman dari luar negeri. Neraca lalu lintas moneter adalah
neraca untuk menulis dan memperhatikan perkembangan atau perubahan cadangan
devisa sebuah negara.
Setelah
komponen-komponen neraca pembayaran tersebut ada juga macam-macam neraca
pembayaran. Menurut Todaro (2009), "Macam-macam neraca pembayaran, yaitu neraca
pembayaran defisit, neraca pembayaran surplus, dan neraca pembayaran seimbang".
Neraca pembayaran defisit adalah neraca pembayaran menggambarkan jumlah
transakasi pembayaran luar negeri (transaksi debit) lebih besar dari transaksi
penerimaan dari luar negeri (transaksi kredit). Neraca pembayaran surplus
adalah neraca pembayaran menggambarkaan transaksi debit lebih kecil. Neraca
pembayaran seimbang adalah neraca pembayaran menggambarkan transaksi debit sama
dengan transaksi kredit.
Daftar Pustaka:
Kieso, Weygandt. 2018. Pengantar Akuntansi 1. Jakarta : Salemba Emban Patria
S, Alam. 2014. Ekonomi. Jakarta : Erlangga
Sugiono, F. 2017. Neraca Pembayaran. Jakarta : Pusat Pendidikan dan Studi Kebanksentralan (PPSK)
Bank Indonesia
Tambunan, Tulus. 2000. Perdagangan Internasional dan Neraca Pembayaran. Jakarta : LP3E
Todaro, Michael. 2009. Pembangunan Ekonomi. Jakarta : Erlangga
§
Comments
Post a Comment